Feeds:
Posts
Comments

Archive for the ‘Vietnam’ Category

vietnam-aff-2008My Dinh National Stadium di kota Hanoi serasa meledak dan penuh gegap gempita oleh teriakan kegembiraan para pendukung kesebelasan nasional Vietnam tadi malam setelah Le Cong Vinh berhasil membelokkan arah bola tendangan bebas yang dilakukan oleh Nguyen Minh Phuong dan menjadikannya sebuah gol. Gol tersebut menyamakan kedudukan pertandingan menjadi 1-1 melawan kesebelasan nasional Thailand yang berarti membuat agregat 2 kali pertandingan menjadi 3-2 untuk kemenangan Vietnam. Sebuah sejarah sepakbola baru tercipta bagi Vietnam, berhasil menjuarai turnamen AFF Cup 2008 setelah dalam 6 kali penyelenggaraan sebelumnya dikuasai secara bergiliran oleh Thailand dan Singapura.

Yang begitu terasa istimewa dari gol tersebut adalah bahwa ia tercipta di menit terakhir injury time pertandingan. Sungguh wajar stadion My Dinh meledak oleh kegembiraan setelah puluhan ribu supporter Vietnam bersabar menunggu terciptanya gol tersebut sejak menit awal. Berulangkali serangan balik mereka mengancam gawang Thailand, terutama di babak kedua, namun tidak berhasil menciptakan gol.

Vietnam bermain dengan determinasi tinggi, penuh semangat, saling membahu, konsisten dengan pola yang diterapkan pelatih Henrique Calisto, serta tajam dan cepat menusuk (terutama dari sayap kanan) yang didukung oleh seluruh lini. Inilah yang membuat mereka dapat mengimbangi permainan cantik dan kemampuan individu kesebelasan Thailand yang di atas kertas lebih baik dari Vietnam.

Vietnam pantas untuk menjuarai turnamen AFF Cup ini. Grafik penampilan mereka yang dicermati sejak dari babak penyisihan grup terus meningkat. Vietnam muncul sebagai runner up grup di bawah Thailand. Kemudian di kandang sendiri menahan imbang Singapura dengan hasil seri 0-0. Dilanjutkan dengan membungkam The Lion di Singapura pada leg kedua 1-0 untuk memastikan posisi maju ke babak final. Selanjutnya, mereka tanpa ampun menaklukkan tim Gajah Putih di Thailand dengan skor 2-1 pada leg pertama final.

Photo diambil dari sini.

Advertisements

Read Full Post »

Muon Nam, Vietnam!

Saat bus pekerja sampai di kilang pagi tadi, ada hal menarik saat melihat gadis-gadis operator berkebangsaan Vietnam turun dari bus. Hampir semua mereka mengenakan pakaian berwarna atasan putih dan bawahan hitam. Ada yang hanya berkaos putih tapi ada juga yang nampak lebih resmi mengenakan Áo Dài (pakaian tradisional semacam baju kurung ala Vietnam). Dan hampir semuanya juga menempelkan bendera kebangsaan di dada kiri atau di kerah kiri bajunya. Setelah kutanya pada salah seorang dari mereka, ternyata hari ini adalah Qouc Khanh (Hari Kemerdekaan) negara Republik Sosialis Vietnam.

Pekerja Vietnam adalah bagian terbesar dari pekerja asing di pabrik kami. Beberapa diantaranya sudah bekerja lebih dari 3 tahun di Malaysia (sejak dari pabrik Cemerlang, Ulu Tiram-JB). Tipe pekerja keras (selalu siap untuk bekerja lembur), santun, fokus dan cepat dalam melakukan pekerjaan, meski juga tidak selalu menurut pada instruksi yang diberikan (yang bisa disebabkan oleh kendala bahasa). Jika sudah sering berkomunikasi dengan mereka, pertemanan bisa sangat baik dan akrab, meski pada awalnya mereka terkesan tertutup. Tak segan-segan mereka akan menyapa, meski jenjang jabatan terentang cukup jauh. Untuk yang sering bergaul dengan mereka, tipikal wajahnya yang khas tak akan disalahkira dengan warga dari semenanjung Indocina lainnya.

Hari ini ada hembusan solidaritas yang berbeda muncul di pabrik yang mengatapi 7 kewarganegaraan ini. Banyak pekerja asing dari negara lain, seperti Nepal, Indonesia, Philipina, dan Singapore serta warga lokal Malaysia sendiri yang ikut menempelkan bendera Vietnam di dadanya. Padahal saat Singapore merayakan hari kemerdekaan pada 9 Agustus, Indonesia pada 17 Agustus dan Malaysia pada 31 Agustus, solidaritas yang sama tidak muncul. Hanya warga dari masing-masing negaralah yang menempelkan bendera kebangsaannya di pakaian kerja. Bahkan tak kulihat ada pekerja/staf berkebangsaan Singapore yang menunjukkan patriotisme seperti itu saat hari kemerdekaan mereka pada 9 Agustus lalu. Tapi hari ini berbeda, dukungan solidaritas nampak ditunjukkan oleh semua. Dan ini membuat wajah-wajah para pekerja Vietnam penuh senyum dan ramah hari ini!

Muon nam, Vietnam!

Selamat hari kemerdekaan.

Read Full Post »