Feeds:
Posts
Comments

Archive for the ‘Opini’ Category

Kampanye Yang Tidak Indah

Saya tak tahu dengan orang lain, tapi bagi saya pemandangan seperti ini terasa mengganggu. Bukan tidak menghormati orang-orang terhormat calon wakil rakyat yang memajang gambarnya di sana, karena tak ada maksud untuk itu. Hanya saja bagi saya, jejeran gambar itu tidak indah. Sungguh tidak indah.

Tak adakah cara berkampanye yang lebih baik dari sistem tradisional ini? [...]

Read Full Post »

Panggilan Illahi

Sungguh benar ajakan menonaktifkan telepon genggam di masjid ini. Tulisannya bukan sebuah larangan untuk mengunakan atau saran untuk mematikan nada panggil seperti biasa kita jumpai di masjid-masjid lain. Yang ini sangat menyentuh bagi saya.
Sungguh benar, tiada panggilan yang lebih penting dari panggilan Allah! Bukan deringan telepon atau tanda pesan masuk yang harus didengar/mendapatkan perhatian kita [...]

Read Full Post »

08-08-08 @ 08:08

Ah, hanya sebuah angka saja. Yang kebetulan sama, jatuh pada hari ini.
Jam delapan lebih delapan menit pada hari ke delapan di bulan ke delapan pada tahun dua ribu delapan.
Ingin mengartikan lebih? Sebaiknya jangan, karena tak ada manfaatnya.
Ini pun masuk sebagai catatan di sini sebagai pengingat bahwa waktu tak pernah mati. Keniscayaan yang berbanding terbalik dengan [...]

Read Full Post »

Membentak Polisi

Di negeri ini, aku sudah melihat bahwa warga bangsaku dipandang sebelah mata. Disebut dengan panggilan menghina ‘orang Indon’, disetarakan dengan warga dari negara Bangladesh, (yang dipanggil Bangla), warga kelas rendahan, kaum budak pekerja, gerombolan kriminal atau orang bodoh tak berbudaya. Entah kesalahannya bermula dari apa, bila dan bagaimana, tapi ia sudah berurat berakar sejak lama. [...]

Read Full Post »

Halah! Budaya apa yang dibawa infotainment itu ke dalam rumah kita? Menyuruh orang berzina terang-terangan atas nama hari kasih sayang (prek, cuih!)? Mengindoktrinasi masyarakat dengan kebiasaan yang tabu? Membiasakan hal yang seharusnya terdengar di ranah personal menjadi konsumsi publik?
Pulang kerja malam udah kesiangan, aku sedang mengambil handuk hendak mandi saat telinga mendengar kata-kata pembawa acara [...]

Read Full Post »

Sabuk Pengaman

Kulambaikan tangan pada sebuah taksi gelap di simpang Panbil. Aku hendak ke Batu Aji pagi itu. Taksi berhenti dan aku membuka pintu depan. Duduk dan menarik sabuk pengaman. “Ah ngga’ apa-apa, Mas. Polisi sini saya kenal semua kok. Aman kita.” si sopir ‘mencegahku’ menggunakan sabuk pengaman.
Kembali dari Batu Aji, taksi gelap yang lain, di sekitaran [...]

Read Full Post »