Aku tak tahu nama ataupun umurnya. Biasanya kusapa ia dengan panggilan Pak De sebagai penghormatan atas usianya yang lebih tua dariku. Perkiraanku, ia sekitar 60 tahun lebih. Kerut-kerut di wajahnya mungkin mengelabui usianya yang sebenarnya, jadi angka umur yang kusebutkan bisa saja lebih kecil atau lebih besar. Yang jelas kerasnya kehidupan yang ia jalani terpatri [...]
Archive for the ‘Malaysia’ Category
Pak De
Posted in Kisah Sedih, Malaysia, Sekitar, TKI on January 19, 2009 | 4 Comments »
Maggi Ala Indon
Posted in Makanan, Malaysia on January 17, 2009 | 1 Comment »
Rasa adalah persoalan selera. Tiap orang punya cita tersendiri. Demikian juga bangsa. Tak terkecuali pada makanan. Meski itu berupa mie istant. Bahkan pada tingkatan tertentu ia adalah identitas. Yang lekat sebagai bagian dari kehidupan anak kost, mahasiswa perantauan, pekerja kerah biru atau bahkan pada anak-anak.
Meski jauh dari kampung halaman, terkadang ia tak dapat dikompromikan. Banyak [...]
Muon Nam, Vietnam!
Posted in Malaysia, Terkait Kerja, Vietnam, tagged Vietnam on September 2, 2008 | 1 Comment »
Saat bus pekerja sampai di kilang pagi tadi, ada hal menarik saat melihat gadis-gadis operator berkebangsaan Vietnam turun dari bus. Hampir semua mereka mengenakan pakaian berwarna atasan putih dan bawahan hitam. Ada yang hanya berkaos putih tapi ada juga yang nampak lebih resmi mengenakan Áo Dài (pakaian tradisional semacam baju kurung ala Vietnam). Dan hampir [...]
NJ Plant Ghost Festival 2008
Posted in Budaya, Budha Cina, Kegiatan, Malaysia on August 12, 2008 | Leave a Comment »
Ghost festival dalam tradisi Budha China sebenarnya adalah penghormatan terhadap arwah para leluhur. Kepada arwah leluhur dikirimkan kebutuhan-kebutuhan harian mereka di alam sana yang dipercayai sama seperti kebutuhan manusia di kehidupan dunia. Jadi makanan, pakaian, kendaraan, sampai uang pun dikirimkan. Caranya? Replika dari itu semua dibuat kemudian dibakar dan ditujukan agar sampai kepada para arwah [...]
Membentak Polisi
Posted in Malaysia, Opini on March 4, 2008 | Leave a Comment »
Di negeri ini, aku sudah melihat bahwa warga bangsaku dipandang sebelah mata. Disebut dengan panggilan menghina ‘orang Indon’, disetarakan dengan warga dari negara Bangladesh, (yang dipanggil Bangla), warga kelas rendahan, kaum budak pekerja, gerombolan kriminal atau orang bodoh tak berbudaya. Entah kesalahannya bermula dari apa, bila dan bagaimana, tapi ia sudah berurat berakar sejak lama. [...]
Surau-Surau di Fasilitas Publik Malaysia
Posted in Malaysia, Perjalanan, Surau on February 13, 2008 | 2 Comments »
Miris dengan tempat sholat di Hi-Tech Mall Surabaya dalam salah satu postingan Wahida, aku malah dikasih tugas memotret surau di salah satu plaza di JB oleh si Mbak ini. Lantaran jarang main ke plaza dimaksud maka baru sekarang punya gambarnya. Sekalian saja saat ke KL minggu lalu, aku ambil juga gambar surau di terminal bus [...]
Pengajuan Dependant Pass Malaysia
Posted in Dokumen, Malaysia on January 27, 2008 | 67 Comments »
Atas permintaan teman-teman, aku tuliskan prosedur pengajuan pas tanggungan (dependant pass) bagi anggota keluarga yang ikut pindah mengikuti kepala keluarga yang bekerja di Malaysia. Ini berdasarkan pengalamanku mengajukan pas tanggungan untuk anak dan istri di Jabatan Imigresen Johor Bahru.
Dokumen yang harus disiapkan:
1. Paspor penanggung
2. Izin kerja penanggung
3. Surat keterangan bekerja dari perusahaan si penanggung
4. Paspor [...]