Dokumen yang harus disiapkan:
1. Paspor penanggung
2. Izin kerja penanggung
3. Surat keterangan bekerja dari perusahaan si penanggung
4. Paspor keluarga yang akan diajukan untuk memiliki pas tanggungan (tertanggung)
5. Photo tertanggung
6. Tanda pengenal (untuk dewasa)
7. Akte kelahiran/surat kenal lahir (untuk anak)
Proses:
1. Beli formulir-formulir imigrasi di Jabatan Imigresen, isi dan lengkapi.
2. Ajukan semua dokumen (penanggung, tertanggung dan formulir).
3. Bayar bond dan Single Entry Visa.
4. Pembayaran untuk Multiple Entry Visa dilakukan setelah mendapatkan Single Entry Visa.
5. Proses di Jabatan Imigresen akan selesai dalam waktu sekitar 2 minggu.
Biaya-biaya:
| 1. Formulir imigrasi (#IM 10, IM 38 dan bond) | RM 7 |
| 2. Stamping (1 set) & Binding (1 set) | RM 15 |
| 3. Bond | RM 100 |
| 4. Single Entry Visa (Journey Performed) | |
| 4.1. Visa | RM 15 |
| 4.2. Process | RM 500 |
| 5. Multiple Entry Visa (Dependant Pass) | |
| 5.1. Pass | RM 180 |
| 5.2. Visa | RM 30 |
| 5.3. Process | RM 50 |
Semua proses, biaya dan dokumen di atas dibuat/dilaksanakan di Johor Bahru.
Jalur lain pengajuan pas tanggungan adalah melalui konsulat Malaysia di Indonesia (seperti di Pekanbaru, Medan, Surabaya, dll). Penanggung (di Malaysia) mengajukan dokumen sampai tahap mendapatkan calling visa. Kemudian dengan menggunakan calling visa tersebut, ajukan permohonan mendapatkan single entry visa ke konsulat Malaysia di Indonesia. Dokumen yang harus dilengkapi adalah calling visa, photo, paspor, tanda pengenal (KTP, KK, surat nikah, dan atau akte kelahiran) serta selembar formulir imigrasi. Biayanya hanya Rp. 3000,- untuk beli formulir dan Rp. 40.000,- untuk biaya proses. Untuk mendapatkan stiker single entry visa, biasanya kita menunggu selama 3 hari.
Selanjutnya, dengan single entry visa (yang berlaku selama 3 bulan) para tertanggung dapat memasuki dan menetap di Malaysia untuk mengurus pembuatan dependant pass (multiple entry visa). Selanjutnya tinggal mengikuti proses #4 dan biaya #5 di atas.
Biaya-biaya di atas belum termasuk biaya transportasi, photocopy dokumen, akomodasi, dll. Silakan kalkulasikan sendiri dan putuskan jalur mana yang akan Anda pilih. Untuk teman-teman yang punya pengalaman sama dan memiliki informasi tambahan, silakan berbagi di sini.
Mohon informasinya, apabila melakukan kunjungan ke Malaysia, selain passport apa perlu Visa ? Apakah ada perbedaan Passport Kunjungan vs passport kerja? Terima kasih.
Mbak Rosidah,
Saya jelaskan sedikit mengenai dokumen-dokumen keimigrasian ini ya..
Paspor adalah dokumen perjalanan yang wajib dimiliki kalau kita ke luar negeri. Paspor diberikan oleh negara asal pemilik paspor tersebut. Ia ibaratnya KTP bagi kita di luar negeri.
Visa adalah dokumen yang dikeluarkan (atas permintaan pemohon) oleh negara tujuan kemana kita akan pergi. Visa memiliki batasan waktu (yang bisa diperpanjang) dan dibuat atas tujuan tertentu (bekerja, sekolah, dll). Biasanya ditempelkan di paspor atau berupa lembaran kertas terpisah (ada negara yang mempraktekkan seperti itu).
Untuk lebih jelas, silakan ke tautan ini: http://en.wikipedia.org/wiki/Visa_%28document%29
Mungkin yang Mbak Ros maksudkan adalah Visa kunjungan vs Visa kerja ya? Dengan mempelajari tautan di atas, saya rasa jelas bedanya ya?
Selamat untuk kesuksesan DKU-nya! Mudah-mudahan pertanyaan di sini terkait dengan pengembangan sayap bisnis DKU ke Malaysia.
Hi,
Mohon informasi visa berkerja di Malaysia. Karna temen(laki2) saya di Surabaya mo ke sini dan berkerja. Terus setelah segala surat2 diurusin, ternyata masih ada kurang. Jadi, kalo mas ada info mohon di bagi2 yah.. Makasih.
Hai Lynn,
Surat apa yang kurang? Mohon lebih jelas informasinya. Setahu saya kalau dokumen-dokumen seperti yang saya tulis di atas sudah lengkap, biasanya tak ada masalah.
Sorry baru online lagi setelah 2 bulan hiatus…
Halo mas Rizal..
Kalo ga pake agency alias usaha sendiri, bisa ga kita urus dari a-z (tapi pasport kita dah punya ya mas.).maksudnya visa kerja dan pekerjaan di malaysia sana gimana sih mas terutama untuk teknisi elektrik seperti saya ini mas..
trims.
hi…..
mas sy mau tanya nih, sy punya pembantu dia punya adik yg dapat calling visa dari malaysia
utk kerja sebagai pembantu jg… gmn cara proses utk mengurus calling visa itu?
Thanks & Best Regards
heddy
Cipondoh Tangerang
@ Yudi ST,
Untuk apply visa kerja kita tidak dapat mengurus sendiri semuanya karena harus ada surat jaminan dari majikan/perusahaan. Mas Yudi boleh datang dan cari kerja sendiri di Malaysia (masuk dengan visa turis), tetapi nanti kalau sudah diterima bekerja, majikan/perusahaan harus mengajukan permohonan visa kerja ke Jawatan Imigrasi di Kuala Lumpur. Kemudian Mas Yudi harus pulang kembali ke Indonesia mengurus calling visa (setelah permohonan di atas tadi disetujui) ke kedutaan/konjen Malaysia di Indonesia. Nanti akan mendapatkan Single Entry Visa (berupa sticker yang ditempelkan ke halaman paspor). Dengan itu Mas Yudi balik lagi ke Malaysia (paling lambat 3 bulan setelah mendapatkan single entry visa) untuk kemudian majikan/perusahaan mengajukan Multiple Entry Visa yang berlaku sepanjang masa kontrak.
@Heddy,
Kalau sudah punya calling visa, tingal pergi ke kedutaan/konjen Malaysia saja. Dalam postingan saya di atas sudah dituliskan apa saja dokumen yang harus dilengkapi, biaya dan waktunya. Mudah dan murah kok Mas, urus sendiri saja, tak perlu calo karena nanti malah dipersulit atau diperas mereka.
Kalau tidak salah, untuk pembantu/pekerja kebun biasanya melalui agen penyalur tenaga kerja. Biasanya mereka sekalian menguruskan semuanya ‘kan?
Maaf baru jawab pertanyaan Mas Yudi & Heddy sekarang. Baru online lagi nih…
Mas Ardal,
Apa saja yang perlu saya perhatikan jika saya direkrut perusahaan Malaysia (Konsultan IT).
Kapan paling cepat saya bisa mengajukan dependent pass sejak saya bekerja di perusahaan tersebut ?
Bagaimana kemungkinannya dengan Permanent Residence, apakah bisa apply juga kah ? Persyaratannya apa ya ?
Thanks b4.
Apa yang perlu diperhatikan jika bekerja di M’sia? Wah, tentunya banyak dong. Mengenai tempat tinggal, sarana transportasi, gaji bulanan, upah lembur dan sebagainya. Tapi itu ‘kan normatif, jadi saya rasa bukan masalah karena perusahaan harus menyediakan atau paling tidak ada kompensasinya.
Yang jelas tentu harus punya work permit untuk dapat bekerja di M’sia. Kalau anak istri turut diboyong, mereka tentu perlu memiliki dependant pass agar bisa tinggal selama mengikuti Anda di luar negeri. Dependant pass dapat diajukan sesegeranya setelah work permit selesai, dengan masa berlaku sama dengan work permit.
PR di M’sia bisa juga diperoleh. Yang saya tahu, dapat diajukan setelah menetap selama 10 tahun (ada program yang disebut ‘Malaysia my 2nd country’). Namun untuk PR ini saya belum gali informasinya lebih dalam, lain waktu saya akan update di sini.
Dear Mas,
Saya mau tanya gimana prosedur dan dokument2nya kalau saya mau tinggal sementara di malaysia untuk 1 bulan mencari kerja disana saya lulusan S1 tapi saya tidak memiliki agen. saya mau mencari kerja sendiri disana dan bisa ga’ saya menyewa tempat tinggal selama saya mencari kerja disana.
Dear Mas,
saya mau menikah dengan orang UK dan kita sama2 pergi meninggalkan negara kita masing2 dan berencana ingin menetap di Malaysia. saya akan mencari kerja disana dan suami saya tetap bekerja offshore namun menetap di Malaysia bersama saya. Kira-kira gimana prosedur pengurusan izin tinggal dan tempat tinggalnya ya mas
Mohon bantuannya. Trims
Mbak Evi,
Untuk pertanyaannya, saya rasa jawabannya sama dengan pertanyaan dari Mas Yudi di atas (lihat jawaban saya #7).
Untuk tempat tinggal, orang asing diperbolehkan membeli properti di Malaysia tapi dengan ketentuan yang ketat (misalnya harga properti itu harus diatas -kalau saya tak salah- RM100,000, dll). Kalau menyewa tak ada masalah, selama kita sanggup bayar harga sewa kamar/rumah/apartemen yang ditawarkan oleh pihak penyewa. Biasanya mereka hanya minta photocopy passport dan uang sewa saja. Kadang ada yang minta deposit juga, biasanya 2 bulan sewa.
halo mas..
saya udah sign contract ama perusahaan farmasi di daerah
nilai, mereka yang urusin semua urusan keimigrasian. Udah
hampir 5 bln, calling visaku diapproved, still pending..
Emang nya lama banget ya ngurus calling visa? kira2 kalo
orang indo cari kerja di malay bisa berapa lama keluar visa
kerjanya?
Untuk yang pengajuan dependant pass itu semua jabatan
bisa mengajukkan dependant pass atau hanya staff
tertentu saja? soalnya saya dengar pengajuan dependant
pass itu susah, kecuali punya jabatan penting di malaysia
baru bisa mudah prosesnya..
Gimana tuh menurut mas..?
Regards,
Karina
hello mbak Karina,
lama juga ya menunggunya. waktu normal untuk mendapatkan persetujuan calling visa biasanya 2 minggu dengan masa berlaku untuk 3 bulan. barangkali ada kebijakan tertentu yang sedang diambil oleh perusahaan farmasi di Nilai itu, mungkin perlu mbak Karina tanyakan pada mereka.
dependant pass memang tidak untuk semua level work permit. jika kita masuk sebagai ekspatriat, maka itu bisa diajukan. jadi kalau ingin memboyong keluarga, pastikan dulu permitnya sebagai ekspatriat ya…
Hallo lagi Mas,
Sebenarnya saya jadi ragu2x untuk apply dependant pass, saya dengar single entry visa itu bisa berlaku untuk 3 bulan, apakah tidak sebaiknya saya apply itu saja dulu, sembari tunggu dan lamar kerja lagi, kalo 2 bulan kemudian belum dapat baru saya apply dependant pass. Bisakah seperti itu (maksud saya cuma apply single entry visa saja) dan bagaimana prosedurnya?
Oh iya saya koreksi sedikit (posting #12), setahu saya, untuk beli properti di Malaysia untuk foreigner minimal harganya diatas RM 250,000.
Thank’s again.
Hallo Mas,
Istriku kerja di Malaysia dan aku juga ikut dan sedang berusaha cari kerja.
Masalahnya, aku masuk Malaysia dengan entry biasa (visa on arrival) dan sudah masuk 2 kali (bulan lalu masuk pertama kali, lalu keluar sebentar ke singapura, dan balik lagi ke malaysia).
Sekarang ini visa-nya akan habis kira2x tgl 17 Nov 2008.
Nah, berhubung aku lagi lamar kerjaan, jadi tadinya aku pikir sayang kalo apply dependant pass, karena nantinya jadi sia-sia kalo aku dah dapet kerja (dan dapet working permit / visa kerja). Dan sekarang, aku putuskan untuk bikin saja, karena repot bolak balik singapura-malaysia + belum ongkos-nya, dan juga resiko bermasalah waktu mau masuk lagi di imigrasinya.
Nah, pertanyaanku :
1. kira kira dalam waktu yg cuma 2 minggu ini bisa kelar gak dependant pass nya?
2. Aku ditawarkan sama agent buat ngurus dan dikasih harga +/- RM 1900++ (Sudah termasuk journey performed dan katanya selesai kira2x 1 minggu), katanya untuk suami lebih mahal dibandingkan untuk istri. Apakah memang semahal itu dan apa benar untuk suami lebih mahal?
3. Mungkin Mas punya contact agen untuk mengurus dependant pass ini di KL?
4. Kalau dalam waktu dekat ini perusahaan tempat aku lamar, terim aku sebagai karyawan mereka, dan dependant pass aku belum keluar, bisa tidak prosesnya di cancel, dan biaya apa yang harus aku tanggung untuk pembatalan itu?
5. In case #4, aku perlu keluar tidak dari Malaysia setelah visa aku habis (yang tanggal 17 itu) selama aku tungu visa kerjanya keluar?
6. Bagaimana kalau aku cuma apply untuk single entry visa saja (setahu aku berlaku untuk 3 bulan), baru kemudian setelah 2 bulan belum dapat kerja baru apply dependant pass, bisakah seperti itu dan bagaimana prosedurnya.
Sorry tanyanya banyak, terima kasih sebelemunya.
Mas Herwin,
#1. Kalau dokumen lengkap, bisa.
#2. Fee per tahun dependant pass hanya sekitar 300-an, journey performed 650, plus service fee dan lain-lain rasanya sih kemahalan.
#3. Mohon maaf, saya tidak punya kenalan agen di KL. Kalau agent di JB ada.
#4 & 5. Sebaiknya diajukan satu-satu, jangan barengan. Bisa-bisa malah ditolak keduanya dan akan membuat sulit pada pengajuan selanjutnya. Ya, tetap harus keluar lagi jika izin tinggal sudah habis, nanti masuk lagi sampai work permit diperoleh.
#6. Bisa saja, tapi perlu diingat bahwa jangan tunggu 3 bulan itu habis. Harus mengajukan izin lain dalam masa berlaku 3 bulan itu.
assalamu’alaikum..
hallo mas..
Ada beberapa hal yang ingin saya tanyakan terkait permasalahan saya.
Suami saya kerja di M’sia (tepatnya di selangor).
Tempo hari dia udah dapet ICDB, awal Januari 2009 mau memperpanjang permit.
Karena paspor lama halamannya udah penuh jadi dia mau bikin paspor baru akhir bulan ini.
Trus rencananya saya mau ke M’sia sekedar berkunjung tapi kalo memungkinkan sekalian bareng suami saya ikut mengurus permohonan dependant pass buat saya. Pertanyaan saya…
1. di komentar mas sebelumnya bilang kalo tidak semua level TKI bisa ngajuin dependant pass.
mohon dijelaskan rincian TKI sektor apa atau level gaji berapa yang bisa mengajukan dependant pass (DP)..
2. di komentar sebelumnya mas juga bilang kalo DP dibuat barengan sama work permit.
work permit suami selesai diperpanjang kira2 tanggal 12 Januari.
Saya minta saran kapan waktu yang pas buat saya kesana ya mas?
3. Mohon dijelaskan caranya membuat calling visa di M’sia, biayanya berapa dan berapa lama?.
Makasih banyak ya mas…
Wassalam.
wew, sepertinya penjelasan mas arizaldi sudah lengkap sekali, sebelum saya bertanya sudah terjawab…
tadinya saya ingin bertanya berapa lama untuk pengurusan visa single entry ke malaysia, karena saya menunggu kontrak resmi dari perusahaan distributor di malaysia yg katanya akan mengontrak saya mulai 1 desember, akan tetapi saya sudah menunggu seminggu dan h-20 ini belum diberikan instruksi atau surat pernyataan kerja untuk pengajuan visa, saya kira pengajuan visa single entry bisa mencapai 14 hari, tapi ternyata hanya 3 hari menurut info mas arizaldi…
thx mas…
nice info…
assalamu’alaikum mas…
ini saya lagi…
Suami saya TKI sektor konstruksi, employed as construction worker,kerja udah 6 tahun. Gaji RM3000 gross,permit per tahun RM 2500.
Bisa ngajuin dependant pass ga ya mas?
wassalam.
mas, kalo biaya pengajuan calling visa selain biaya yang tertera di postingan sebelumnya
1. Formulir imigrasi (#IM 10, IM 38 dan bond) RM 7
2. Stamping (1 set) & Binding (1 set) RM 15
3. Bond RM 100
apa ada lagi untuk penanggung?
kalo yang
4.1. Visa RM 15
4.2. Process RM 500
dibayarnya kapan?
trus, kalo untuk yang tertanggung di konsulat malaysia di indonesia apa ada biaya lain lagi selain yang rp.3000 sama rp. 40.000 itu?
Mbak Dewi #18,
1. Executive and Managerial Level, minimum salary at RM3000.
2. Setelah suami mendapat work perpanjangan work permit, silakan apply untuk DP.
3. Calling visa diajukan oleh perusahaan/sponsor tempat bekerja. Jadi tidak dapat dilakukan sendiri.
Salam kembali
Mas Seto #19,
Sama-sama Mas, semoga bermanfaat.
Mbak Dewi #20,
Ditilik dari gaji sepertinya memenuhi syarat. Saya sarankan coba minta suami mencari keterangan di perusahaan tempatnya bekerja apakah pengajuan DP untuk Mbak Dewi dapat ditindaklanjuti. Sektor-sektor kerja tertentu mungkin memiliki pertimbangan khusus.
Mbak Dewi #21,
1. Sudah itu saja, tidak ada yang lain.
2. Dibayarkan pada saat pengajuan Single Entry Visa, barengan dengan pembayaran bond.
3. Tidak ada biaya lain, itu saja jumlah yang harus dikeluarkan. Sebaiknya urus sendiri, tak perlu menggunakan jasa calo, mudah kok…
Semoga cukup jelas
Salam.
asskum..
terima kasih banyak atas infonya mas…
sekarang saya jadi tau prosedur pengajuan DP, jadi ga usah pake calo…biar ngirit! Hehe..
askum mas
saya minta tolong ya mas, begini saya mau nikah dengan orang malaysia, yang saya inginpertanyakan:
1. apa DP dapat saya pergunakan dan ajukan secara perorangan?
2. dengan visa dan paspor apa saya dapat kesana?
3. apa gak bisa dengan calling visa karena kata temen saya harus buat visa di konsulat malaysia di indonesia?
4. saya butuh waktu 6 s/d 12 bulan untuk mengikuti proses pernikahan itu bagaimana sebaiknya yang harus saya lakukanberkaitan dengan dokumen keimigrasian,visa,paspor dll?
Hallo mas, Informasinya sangat berguna
Saya pengen ngajuin istri saya mau ke Malaysia, ngajuin Single entry visa 3 bulan, bagaimana caranya ya
Saya bekerja di Malaysia dan permit nya Visit Pass Temporary Employment yg berakhur 1 tahun.
Apa yg harus saya lakukan ? mereka sekarang masih ada di Indonesia.
Urus di Indonesia atau di Imigrasi Malaysia ?
Thanks
met malam, sory aku mau tanya dikit ttg malay
cowok ku dr jepang and kerja di malay rencana bulan ini aku mau ke malay untk 2 bulan terus abis itu aku balik ke indonesia and mau balik lagi ke malay aku harus pake visa apa yg gampang biar ga ribet.
dimana ngurus nya malay atau indonesia??
brapa biaya nya??
aku harap dapat jwaban nya secepat kilat.
he he he…..
maklum waktu nya mepet banget nih.
thx ya
Mbak Maria,
Anda bisa masuk dan menetap 30 hari di Malaysia dengan social visit permit. Jika rencananya menetap untuk 2 bulan, sebaiknya keluar dulu (misalnya ke S’pore atau Thai) selama 2 atau 3 hari lalu kembali masuk lagi.
Jika ingin menetap lebih lama, saya sarankan memiliki Dependant Pass. Namun karena statusnya belum menikah (betul?) maka hal ini juga tidak dapat dilakukan.
mas, saya mau nanya neh… ,saya sudah bekerja di suatu perusahaan di malaysia.. selama ini dalam 2 bulan saya bekerja memakai.. visa sosial.. saya mau mengurus sendiri…visa kerja saya.. .yang saya baca di atas.. ini saya harus balik dulu selama 3 bulan.. apakah itu perlu…? saya bener” tidak bisa.. meninggalkan perkerjaan saya ini.. mohon di bantu mas… .makasih banyak atas informasinya ini
Mas Arya,
Bekerja dengan social visit permit, jelas tidak diizinkan. Nanti kalau ada pemeriksaan bisa-bisa ditangkap polis.
Sebaiknya minta perusahaan menguruskan work permit. Prosesnya tidak menyulitkan Mas Arya, namun pada saat sudah ada calling visa memang harus diurus di Indonesia. Dan itu cepat kok, 3 hari selesai.
Jika sudah mendapatkan single entry visa, Mas Arya bisa langsung kembali ke M’sia dan bekerja seperti biasa. Perusahaan yang akan meneruskan mengurus sampai memperoleh multiple entry visa.
Mas Gungun,
#1. dapat
#2. social visit dan paspor biasa
#3. bisa
#4. terkait dengan permit setelah menikah, mohon maaf saya tidak mengetahui informasinya
Mas Andi,
Silakan lihat jawaban saya untuk mbak Dewi di atas.
Mas kemungkinan akan menghadapi kendala karena izin kerja permitnya hanya 1 tahun. But, no harm to try right?
Untuk semua,
Mohon maaf kalau saya tidak selalu dapat merespon pertanyaan/komentar yang masuk dengan cepat seperti yang diharapkan. Beberapa waktu ini saya sibuk sekali sehingga tidak sempat mampir ke blog-blog saya.
Sebisa mungkin akan saya jawab semua yang masuk begitu saya sempat.
Terima kasih atas pengertiannya.
Mas, mohon informasi.
Apakah kita dapat mengajukan dependant pass untuk saudara yang masuk di dalam kartu keluarga kita?
Kebetulan pertengahan tahun ini saya akan melanjutkan sekolah di Malaysia, berhubung saya mempunyai anak kecil, jadi saya akan membawa saudara untuk tinggal di Malaysia.
Rencananya, saya ingin membawa suami, anak dan saudara saya untuk tinggal di Malaysia dan semuanya masuk dalam dependant pass.
Mohon infomasi terkait hal tersebut.
Terima kasih
Yuli
mbak Yuli,
sepanjang yang saya ketahui, untuk keluarga sedarah/kandung (orang tua, kakak/adik, anak, suami/istri) kita dapat mengajukan dependant pass.
silakan menghubungi pihak sponsor (dalam hal ini sekolah/universiti dimana nanti mbak Yuli akan belajar) tentang dependant pass bagi saudaranya.
salah satu dokumen pendukung adalah KK tersebut.
ass wr wb…
mas…aku mau konsultasi nih…..
saya diterima kerja di Hospital of University Sains Malaysia di Kota Baru,Kelantan, Malaysia
saya baru saja mendapat kiriman, surat pengantar dari imigresen Kota Baru untuk pengurusan Visa Masuk
Dan pengurusannya lewat konsulat jenderal malaysia di Medan.
Saat ini saya di bontang kalimantan timur, jauah bgt dari medan…
kira2 selain di medan bisa ngurus dimana ya…?
apakah di surabaya atau di jakarta bisa..?
trs..untuk pengurusan visa masuk syaratnya apa aja..n biayanya berapa…?
mohon bantuannya n pencerahannya..
ya, sebaiknya ke Medan.
coba lihat kembali surat pengurusan itu menunjuk ke konjen mana, maka ke situlah harus pergi.
untuk syarat dan biaya, silakan baca posting dan jawaban-jawaban di atas.
mudah-mudahan lancar semua, Mas Rochman, dan cepat bekerja di sini.
Mas,mo tanya neh,Aku pingin ngelamar kerja part time gak lebih dari 3bln diMalaysia,bisa gak datang aja kyk turis,gak perlu visa ijin kerja.
terus kalau nanti ada job lagi,bisa gak Aku kerja par time lg.tx
kalau dipaksakan sih bisa saja.
masuk sebagai turis, dapat izin stay 30 hari. sebelum 30 hari Anda harus keluar dari M’sia (untuk 2~3 hari) lalu masuk lagi, begitu seterusnya.
tapi resikonya Anda hadapi sendiri ya, seperti transportasi, keluar masuk pintu imigrasi (kalau petugasnya curiga, panjang dan banyak pertanyaannya nanti), dsb.
bisa dicoba, dan pernah saya jalani juga.
tapi saya tetap merekomendasikan untuk mengajukan visa kerja resmi.
wah seneng banget aku dibalas emailnya,ini pertama kali aku dibalas dari sekian kali kirim ke yg lain-2.
Mas gini aku liat suka ada lowongan part time 4hari,1 bulan nah aku pikir kenapa aku gak coba buat experience. Itu apa harus urus ijin dulu,kalau cuma sekali aja,nantinya sih diurus kalau emang dapat job lagi.
apakah perlu urus kalau gak nyampe sebulan? itu loh misalnya jaga pameran.
apakah kalu mau kerja 3 bulan kita melamar dulu terus pas diterima baru urus woking permitnya,pas kita diMalaysia?
berarti cuma single entry visa dong ya untuk 3 bulan,cuma pasport/copy,surat keterangan diterima dari perusahaan,foto 4×6 ya ?
tau gak air terjun yg gak jauh dari Kuala lumpur,tapi bagus air terjunnya ?
Ok deh mas thank u banget ya?
mbak Indri,
untuk kerja part time seperti yang disebutkan, memang ada juga tuh permitnya, sejenis permit kerja terbatas dengan waktu tertentu.
tapi saya tidak tahu bagaimana pengajuannya.
namun bisa saja (kalau mau dicoba juga) datang ke sini sebagai turis (social visit pass), lamar dan dapatkan pekerjaan itu tanpa izin kerja tersebut, kemudian sebelum 30 hari sudah harus keluar. istilahnya ya diam-diam saja, tahu asal tahu saja dengan pihak yang mempekerjakan.
mudah-mudahan sih tidak ada masalah (seperti ada pemeriksaan) karena jarang-jarang juga ada razia begitu, apalagi di pameran-pameran…
air terjun di sekitar KL? hmm… setahu saya tidak ada. KL hampir sama dengan Jakarta, modern dan banyak gedung tinggi. di Johor Bahru ada air terjun di Kota Tinggi dan Desaru, lumayan cantik, tapi jauh dari KL, 5 jam naik busnya…
semoga cukup jelas ya, mbak Indri.
Halo Mas,Smoga sehat selalu ya …
Socila Visit Pass itu apa ? Apa kita perlu urus? terus urusnya pas tiba di Kuala lumpur, dimananya , apa pas kedatangan? atau pas kita udah dapet kerjanya,trus baru urus,dan urus nya di kedutaan Malaysia KL?
Aku insya Allah berangkat April 29 dari Singapura terus nik bus ke Malaysi dari LArkin.
Sorry cerewet biar ngerti banget kan?
Ok deh Thank U
Mas Ardal, sorry lupa mau nanya Single Entry Visa itu total bayarnya Rm 7+15+100 (bond)+15(visa)+Rm 500 (process) ya ? bener gak sih? bayar nya sekaligus ya?
Thank U
social visit pass ya visa turis, mbak Indri.
tidak perlu diurus kemana-mana, kita cukup mengisi kartu imigrasi di pintu kedatangan negara tujuan (sebaiknya dipersiapkan sejak kita berangkat dari negara kita).
kalau lewat S’pore, pintu masuk ke M’sia bisa melalui Woodland ke custom Diraja Malaysia Johor (Causeway) naik bus no. 170 langsung ke terminal Larkin.
atau melalui Jurong Check Point ke Gelang Patah (2nd Link) naik bus CW3 dan nanti dilanjutkan dengan bus no. 6 atau 666 ke Larkin.
soal biaya, ya itu semua dan sekaligus.
enjoy the trip!
Hai Mas Arizaldi,
Aku sih sering ke Malaysia udah 4 kali,emang dari woodland.
Oh visa turis istilahnya social visa pass…..he….he baru tau.
Thank U deh…….
mas…
kalau cuma untuk maggang dimalaysia cuma 2 bulan saja..
bisa urus langsung dimalaysia gak.,..
n berapa biayanya
irian
@ indri, you’re welcome.
@ irian, saya tidak persis tahu tapi rasanya pernah dengar itu bisa diajukan di M’sia. silakan dicoba.
ok.. mas…
terima kasih…
semoga sukses selalu…
irian
mas, saya mau nanya bbrp hal. saya sudah ketrima di perusahaan italia yang manufacturingnya di bentong. Karena saya belum pernah ke malaysia, saya bingung aturan yg dijlnkan u/bisa kerja disana. u/ semua fasilitas semua ditanggung oleh perusahaan, kecuali Paspor n MCU. yg ingin saya tanyain adalah:
1. proses apa saja yg harus dipenuhi u/bisa sampai sana, tentunya setelah pengurusan paspor.
2.Pihak perusahaan di malaysia sedang membuatkan visa kerja u/ saya,trus langkah selanjutnya biasanya seperti apa?
3. biaya kehidupan di malaysia seperti apa mas? u/ kehidupan sebulan kira2 menghabiskan berapa ringgit dgn kehidupan yg sederhana, soalnya salary yg aq dpt, Di indonesia mungkin udah gede buat aq, tapi dimalaysia aq gak tahu.
tolong di balas secepatnya ya mas, soalnya urgen banget..thanx a lot
mas Dicky,
saya sudah jawab melalui email ‘kan?
semoga bermanfaat.
mas, aku mau tanya..
aku dengar bulan 7 ini malaysia akan memperketat pengoperasian tenaga kerja ya?
aku dengar kabar kalau kerja di sana harus ada permit kerja, biar pasport masi berlaku?apa benar?
mas sya mau nanya beberapa hal..tunangan saya saat ini bekerja di malaysia dan inshaallah kita akan menikah dalam 2 bulan ini….katanya saya bakal pake visa ikut suami ngikutin dia and perusahaannya tapi saya juga punya rencana pengen ngelanjutin s2 atau bekerja di malayasia entar…kira-kira saya harus ngurus visa pa ya…sebelumnya saya kurang mengerti mengenai visa dan pass ini…maksih sebelumnya……….
mbak Zizie,
menurut saya sekalian saja ajukan Student Pass (untuk sekolah) atau Work Permit (untuk bekerja, jika sudah ada perusahaan yang menerima disana), daripada 2 kali mengurus izin.
tapi kalau belum punya sponsor perusahaan di sana, berarti ambil dulu Dependant Pass (ikut suami, ditanggung perusahaan). kalau sudah di sana, nanti bisa ajukan salah satu dari Student Pass (setelah dapat universitas) atau Work Permit (setelah dapat perusahaan). dependant pass tidak dapat dipergunakan untuk izin belajar atau bekerja, hanya untuk izin tinggal saja.
sekedar mengingatkan, coba baca jawaban saya untuk mbak Dewi di #18 & #20, apakah permit suami dapat membawa Zizie sebagai pengikut ke sana? ada syarat-syarat tertentu yang harus dipenuhi terlebih dahulu.
mbak Vivi,
ada beberapa langkah pengetatan yang diambil pemerintah M’sia, antara lain mengurangi/menghentikan jumlah pekerja asing bekerja di sana (kecuali untuk sektor perkebunan, konstruksi dan rumah tangga) dan menaikkan levi 2 kali lipat. ini tertuang dalam kebijakan Mini Bujet 2009 yang adalah dalam konteks menghadapi krisis ekonomi global yang terjadi saat ini.
kenaikan levi (cukai tenaga kerja asing) tidak jadi dilaksanakan karena banyak pengusaha di sana yang tidak setuju.
permit kerja adalah keharusan untuk dimiliki sebelum bekerja di sana, kalau tidak maka akan digolongkan sebagai pendatang haram. ini sudah berlaku sejak dulu kok dan di semua negara…
assalamu’alaikum…
Gimana kabarnya, mas…
Alhamdulillah selama 2009 ini saya udah 2x bolak balik ke malaysia mengunjungi suami…ya pake jalan yang halal aja…biar aman…
Karena bagaimanapun permit seorang TKI ga bisa bikin permohonan DP.
Tapi ga apa2 lah…jadinya 3 bulan sekali saya yang “apel” kesana mskipun cuma dibatasi 1 bulan aja ijin melancong.
Pas kunjungan kedua kemaren saya coba untuk memperpanjang “social visit” saya di imigrasi malaysia…tapi ternyata di reject…sempet sedih juga karena saya harus pulang lagi ke indonesia… memang sih bis ke Thailand atau S’pore dulu yang penting mesti keluar dari malaysia…tapi saya udah beli tiket pulang pergi…ya akhirnya pulang lagi aja…
Katanya kalo baru ada satu cop keluar masuk malaysia belum bisa ngajuin perpanjangan visa….
Memangnya untuk bisa ngajuin itu mesti berapa kali keluar masuk malaysia, mas?
o ya mas… Levi sama biaya sambung permit itu sama ga?
Makasih.
Wassalam.
sekedar info mas…dan bagi2 pengalaman…
untuk rekan2 yang masuk ke malaysia pake visa kunjungan wisata/ melancong…harap tetap waspada…
meskipun disana jelas2 kita ga bekerja…kalo lagi sial bisa kena razia polisi…baik itu waktu lagi jalan ataupun lagi di rumah (kadang mereka dateng ke rumah2)…
sekali kena polisi…300 ringgit bisa melayang…
Halo mas ardal dan mas arizaldi
Mas saya mo tanya nih, dari bulan januari perusahaan tempat saya bekerja (KL), udah ngajuin working permit profesional ( ditulis salary 5000 rm) hehe walaupun sebenernya gaji ga segede itu, tapi sampe sekarang bulan ke 5 masih belum ada responses dari imigrasi KL, kira-kira ada kemungkinan ga ya di reject? padahal perusahaan dah ngasih pocket money sekitar 1500 rm ….. 5 bulan lumayan lama juga nunggunya, sampe sekarang masih proses.
Dan Mas apa ada cara lain supaya saya lebih gampang dapat ijin kerja, perlu tembus ke malaysian embasy ga yah? ato kira-kira ada PJTKI yang bisa ikut numpang proses..?
Saat ini saya bolak-balik pake social visit, beruntung punya majikan baik, 2 bulan stay di indo juga masih tetep di bayar, karena status sudah pegawai. walaupun aga was-was .. takut ta dibayar bulan depannya( maklum punya anak istri ).
Emh kalo yang ini mau sharing aja, buat yang mau nekat pake social visit, emang gampang sih prosesnya, bilang aja jumpa kawan, pasti dapet cap 30 hari, tapi saya saranin jangan deh, resikonya terlalu besar,abis status ilegal kita dihargain sekitar 200 rm, banyak bounty hunter nya…
dan satu lagi dulu dengan modal nekat ,pertama masuk malaysia, ijin kerja belum dapet, visa habis, kemudian ngajuin perpanjangan, cuman 1 bulan aja langung di cap merah ( rejected ) , habis itu nyoba masuk singapura lewat johor bahru, pas di imigrasi singapur di bawa ke kantor,karena petugas imigrasi ngeliat cap merah, 1/2 jam di kantor,sambil dilirik beberapa kali, hehehe disangka teroris kali yah, abis berjanggut,,, eh malah diusir ga boleh masuk singapur………
Saat itu , setress berat jam tangan menunjukan jam 1 dinihari ,bingung mau kemana , posisi ditengah-tengah jembatan kedua negara…. yah karena sudah kepalang nekat.. yo wis masuk lagi ke malaysia, dan langung ngomong ma petugas imigrasi, untungnya saat itu yang jaga baik, eh dikasih keringanan visa 3 hari, habis itu balik deh ke bandung lewat lcct.
Sedikit pengalaman dari seorang TKI Ilegal, note: tidak untuk di ikuti.
mohon dibantu kali aja mas berdua punya solusi bagi saya. trims
mas Abu Aisyah, saya klarifikasi dulu ya bahwa nama saya adalah arizaldi ardal. saya menggunakan account yang berbeda untuk blog yang berbeda, jadi kalau sedang log-in pada salah satunya bisa administrate juga ke yang lainnya.
untuk kasus mas, lamanya izin berkemungkinan karena saat ini pihak kerajaan M’sia sedang melakukan pengetatan tenaga kerja asing yang masuk. sepertinya memang harus bersabar nih sampai work permit-nya keluar, apalagi saya melihat itikad baik dari perusahaan untuk mengusahakan itu berhasil (meninggikan salary, memberi uang saku, bahkan tetap memberi gaji meski ada di Indonesia). mudah-mudahan work permit bisa segera diperoleh ya.
pengalamannya seru juga! gimana caranya balik ke imigrasi M’sia tengah malam begitu? ‘kan sudah tak ada bus? jalan kaki? nasib baik masih diizinkan masuk. terus gimana juga sampai ke terminal Gelang Patah atau Larkin?
Pagi mas arizaldi ardal
Maaf kirain dua orang yg berbeda,,, iya kayanya malaysia aga ketat masalah ijin kerja asing, kata temen ku aja 7000 pekerja bangla masih tertahan ijin kerjanya( april 2009),,, sedih juga its mean ga ada solusi ya mas? cuman berdoa dan berharap kali ya.
Nyambung cerita…….. kayanya jam satu dinihari masih ada bus ,abis kayanya jam2 segitu bubaran pekerja malaysia yg pulang dari singapur, saat itu aja penuh sampai berdiri, belum yang nunggu diluar, masih banyak.
Nasib baik bos ku yang kedua tinggal di johor bahru, dia dengan suka rela menjemput bareng ma istrinya, setengah jam nunggu sambil makan roti canai , milo swam di restoran mama pinggir jalan, habis itu ya selamet deh, siangnya balik ke kl, 2 hari kemudian balik bandung.Thx anthony ma yeni.
Ngeri jadi tki ilegal, ya kalo nekat punya nyawa double sih ga masalah, duit sih gede dapatnya, tapi kalo ga tenang buat apa, mo beli sim card malaysia aja, mesti dicatat paspor sama alamat tempat tinggal….. kecuali beli celcom di kedai runcit ga pake nanya-nanya.
Ah ngeri deh kalo jadi pendatang haram,,,, tapi siapa tau ada rekomendasi dari mas arizaldi ardal, bisa langsung kerja kali..hehehehe.
Eh mas satu nih pertanyaan, kalo single entry visa, bisa kita ajuin sendiri ga, tanpa menunggu konfirmasi working permit approved? belum pernah di coba tuh.. lumayan 3 bulan.
thx mas arizaldi ardal.
halo mas…
aku dr medan.
aku rencana mau sementara tinggal di kl buat cari kerja.
selama waktu itu, hal apa yang perlu aku urus?
apakah harus mengurus single entry visa
kalau iya, mau urus di mana ya?
ada tips ga mas, kalau mau cari kerja, bagus nya harus bagaimana.
tq.
Malam mas..
Kakak saya menikah dengan org malaysia,,sekarang dia lagi hamil dan apabila nanti sudah melahirkan dia meminta mama saya untuk tinggal menetap disana setidaknya 3 bulan untuk menemaninya mengurus babynya..
Yang saya tanyakan,,
1. apakah hal tersebut memungkinkan??
2. kalo bisa,bagaimana untuk mengurus visanya??
3. Dokumen2 apa sajakah yang dibutuhkan??
4. kira2 berapa biaya yang di butuhkan??
5. apakah ada dokumen2 yang dibutuhkan dr kakak saya di malaysia??
Trima kasih mas..
assalamualaikum mas. saya arif mahasiswa di salah satu PTN di malaysia.
boleh gak kita urus single entry ke kedutaan malaysia di jakarta untuk istri (dependant) dengan minta tolong teman kita yang ada di jakarta. karena sekarang saya posisi di malaysia, istri sedang mengandungdi jatim sehingga tidak mungkin ke jakarta.
terima kasih
Hi..
Aku dr Jakarta dan sekarang sy di Kuala Lumpur, kebetulan kakak sepupu saya dan suaminya bekerja di KL, dan saya tinggal bersama mereka. Tujuan saya ke Kl untuk mencari kerja, bagaimana saya bisa mendapatkan work permit or visa tinggal, karena tiga bulan ini saya pulg pergi setiap bulan. Dan sulitnya ketika saya melamar kerja semua company menanyakan work permit saya…
mohon bantuannya.
Terima kasih
Rina
hi rina, kalo mo dapat visa 6 bulan pake jalan pintas, pm saya, atau email ke garisstudio6br@yahoo.com..
mas saya mendapat calling visa ke qatar plus dibelikan tiketnya, dokumen apa saja yang harus saya lengkapi dan bagaimana cara memprosesnya samapai terbang
mas ardal…..
mohon keterangan lebih lanjut, saya ingin membuat visa untuk istri saya. sekarang ini saya berada di Melaka-malaysia.
status kerja saya adalah General Workers di dalam Visa (hal ini karena prusahaan saya kerja ingin keluar biaya ringan)
kalau boleh kita dapat berinteraksi langsung dari email.
trima kasih
no.contact saya 0145835609
mas saya mau tanya adik saya kerja di malaysia sama temennya orang sana ,sudah setahun ia di sana. dan agennya disana mau ngurus permitnya ,tp tiba2 agennya ga mau urus lagi dan serahin biayanya kembali.serta cop pasport sudah habis masanya selama 2 bulan saya mau tanya bagai mana prosedurnya mengurus kembali dan apa persyarat2anya ?apakah di KBRI kualalumpur bisa kita mengurusnya ?ato gimana?